Skip to content
BisnisLife.com

BisnisLife.com

Info Bisnis & Lifestyle Terpercaya

Primary Menu
  • HOME
  • News
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
  • bisnis
    • Industri
    • Bank
    • Finansial
    • Asuransi
    • Telko
    • UMKM
  • BUMN
  • Teknologi
  • Properti
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • TOKOH
  • Lifestyle
    • Selebritas
    • Beauty
    • Food
    • Komunitas
  • Showbiz
    • FILM
    • Musik
  • Travel
  • Hotel
search
  • Kesehatan

Kenali Gejala Mata Kering, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Ochi April 22 Februari 2025
mata kering

Dr. Nina Asrini Noor, SpM, Ketua Dry Eye Service di JEC Eye Hospitals & Clinics, saat paparan tentang mata kering, Sabtu (22/5/2025). Foto: Ochi April

BisnisLife.com – Mata kering merupakan kondisi yang sering diabaikan, padahal dapat memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas seseorang.

Menurut Dr. Nina Asrini Noor, SpM, Ketua Dry Eye Service di JEC Eye Hospitals & Clinics, mata kering tidak selalu berarti tidak adanya air mata.

Mata kering terjadi ketika ada gangguan pada salah satu dari tiga lapisan air mata: lapisan air (80 persen dari air mata), lapisan lemak (mencegah penguapan).

Dan lapisan lendir (memastikan air mata menempel pada permukaan mata).

Dr. Nina Asrini Noor, SpM, dalam konferenai pers, Peluncuran Jec Dry Eye Spa, di RS RS Mata JEC @ Kedoya, Sabtu, 22 Desember 2025, mengatakan:

“Jika salah satu lapisan ini terganggu, fungsi air mata akan terganggu, dan itu bisa menyebabkan mata kering.”

Dr. Nina menyebutkan beberapa faktor yang dapat menyebabkan mata kering:

  • Usia: Risiko meningkat pada usia di atas 50 tahun.
  • Perubahan Hormonal: Wanita, terutama yang mengalami menopause, lebih rentan.
  • Lingkungan: Paparan AC terus-menerus, debu, dan asap rokok dapat memicu mata kering.
  • Penggunaan Gadget: Menatap layar komputer, TV, atau handphone dalam waktu lama.
  • Penyakit Lain: Diabetes dan penyakit autoimun juga berkaitan dengan mata kering.
  • Penggunaan Lensa Kontak dan Riasan: Jika tidak digunakan dengan benar, dapat mengganggu distribusi air mata.

“Perempuan dua kali lebih rentan mengalami mata kering dibandingkan laki-laki, terutama setelah menopause,” tambah Dr. Nina, merujuk pada studi yang dilakukan di JEC pada 2017.

Gejala Mata Kering

Lebih lanjut Dr . Nina menjelaskan, hgejala mata kering tidak hanya terasa kering, tetapi juga meliputi, mata merah yang hilang saat istirahat, sensasi berpasir atau seperti ada ganjalan di mata.

Kemudian, mata berair berlebihan (karena iritasi akibat kekeringan), Penglihatan kabur yang hilang timbul, mata mudah lelah dan sensitif terhadap cahaya.

“Banyak pasien yang mengeluh mata mereka merah saat bekerja di depan komputer, tetapi membaik setelah istirahat. Itu adalah salah satu tanda mata kering,” jelas Dr. Nina.

Dampak Mata Kering

Mata kering tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas.

“Bayangkan, jika sebelumnya Anda bisa bekerja 10 jam di depan komputer tanpa masalah, sekarang baru 2 jam mata sudah lelah. Itu bisa mengganggu pekerjaan,” ujarnya.

Dr. Nina menekankan bahwa penanganan mata kering harus disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

Perubahan Gaya Hidup:

– Istirahatkan mata setiap 15 menit saat bekerja di depan komputer.
– Kurangi paparan AC langsung ke mata.
– Jaga kebersihan kelopak mata, terutama bagi pengguna riasan.

Terapi Mandiri:
– Kompres hangat secara rutin untuk melancarkan produksi minyak pada air mata.
– Konsumsi air yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh.

Pengobatan Medis:

– Tetes mata khusus yang disesuaikan dengan kondisi pasien.
-Terapi Intense Pulsed Light (IPL) untuk mengatasi gangguan kelenjar minyak.
– Braaesma, terapi terbaru di JEC, yang menggunakan teknologi atomizer untuk memberikan kelembapan langsung ke permukaan mata.

“Braaesma sangat efektif untuk mengurangi gejala seperti rasa ganjal, berpasir, dan perih. Terapi ini hanya membutuhkan waktu 10 menit dan bisa dilakukan secara berkala,” jelas Dr. Nina.

Selain itu Dr. Nina juga menekankan pentingnya deteksi dini dan pencegahan.

“Semakin cepat kita menangani mata kering, semakin baik hasilnya. Jangan menunggu sampai kondisinya parah,” pesannya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih aware terhadap gejala mata kering dan segera berkonsultasi dengan dokter mata jika mengalami gejala yang mengganggu.

Untuk artikel lainnya, lihat terus BisnisLife.com dan Instagram BisnisLife.

Post navigation

Previous: Mobil Balap Ferrari Formula 1 SF-25
Next: Hadirkan Hunian Strategis Di JakBar, Purinusa Kembangan Mulai Serah Terima

berita terkait

AUDY DENTAL
  • EDITOR PICK
  • Kesehatan

AUDY Dental Ungkap Tiga Masalah Gigi Paling Umum di Indonesia Sepanjang 2025

Ochi April 24 Desember 2025 0
cussons 2
  • EDITOR PICK
  • Kesehatan
  • Lifestyle

Cussons Baby Hadirkan Kampanye “Jeda untuk Bunda” di Hari Ibu 2025

Ochi April 22 Desember 2025 0
Bayer 3
  • EDITOR PICK
  • Kesehatan
  • Lifestyle

“Morning Surge”, Fase Paling Berbahaya Bagi Pasien Hipertensi

Ochi April 20 November 2025 0

Highlights

LMKN Fahmi
  • EDITOR PICK
  • Musik
  • News

LMKN Segera Umumkan Penerima Royalti Unclaimed Senilai Rp70,4 Miliar

Ochi April 13 Januari 2026 0
LMKN
  • EDITOR PICK
  • Musik
  • News

LMKN Himpun Royalti Rp175 Miliar Sepanjang 2025, Distribusi ke 16 Ribu Pemilik Hak

Ochi April 13 Januari 2026 0
IMG-20260112-WA0006
  • Bisnis

JCI Indonesia Lantik Siegfried Listijosuputro sebagai National President 2026

Irfan Laskito 12 Januari 2026 0
RSUD Aceh Tamiang
  • Bisnis

Kolaborasi Pertamina – RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

Irfan Laskito 4 Januari 2026 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
Copyright ©BisnisLife All rights reserved.
Go to mobile version